pta-plg-logo.png

Pembukaan Sidang Isbat Terpadu Oleh Gubernur Sumatera Selatan di Kabupaten Banyuasin (Pangkalan Balai)

.

Pembukaan Sidang Isbat Terpadu Oleh Gubernur Sumatera Selatan di Kabupaten Banyuasin (Pangkalan Balai)

WhatsApp Image 2019 12 04 at 11.13.18

 PANGKALANBALAI.GO.ID - Rabu, 04 Desember 2019

Rabu, 4 Desember 2019 bertempat di Graha Sedulang Setudung Pemerintah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dilaksanakan Sidang Itsbat nikah terpadu oleh Pengadilan Agama Pangkalan kerja sama dengan Kementrian Agama Kabupaten Banyuasin dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuasin yang difasilitasi oleh Pemkab Banyuasin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh  Asisten I Pemprov Sumatera Selatran Bapak Dr. Drs. H. Akhmad Najib, S.H., M.Hum. Sekretaris Dirjen Badilag MA.RI, Bapak Drs.Arif Hidayat, SH, MM.,Wakil Bupati Banyuasin, H.Slamet Somosentono, SH,Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pelembang, Drs.H.Endang Ali Ma'sum, SH.MH, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Pelembang, Drs.H.Fahri Hamidi, SH, Ketua TP-PPK Banyuasin, dr.Sri Fitri Yanti, Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai, Yusri. S.Ag, KaKemenag Banyuasin, H.M.Arkan Nurwahiddin, S,Ag., M.Pd.i, Kapolres Banyuasin diwakili Kabag Ren, AKP.Yusirwan, Kajari Banyuasin diwakili Kasubag Bin, Afriansyah. Assisten 1 Setda Kabupaten Banyuasin, Ir. Kosarudin,MM, Para Kepala OPD Pemkab Banyuasin, Para Camat, Kepala KUA, Lurah, Kades Se-kabupaten Banyuasin dan Para Pihak berperkara Itsbat Nikah.

Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Sekretaris Dirjen Badan Pengadilan Agama Mahkamah Agung RI dan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh  Asisten I Pemprov Sumatera Selatan Bapak Dr. Drs. H. Akhmad Najib, S.H., M.Hum. bumi Sedulang Setudung Banyuasin. Lanjut H. Slamet menyampaikan "Sebenarnya untuk tahun 2019 ada sekitar 500 pasangan pengantin yang mendaftar isbatnikah, namun setelah dilakukan verifikasi oleh Tim dari Pengadilan Agama Pangkalan Balai hanya 180 pasangpeserta yang memenuhi syarat untuk dapat diisbatkanpernikahannya adalah mereka yang sudah menikah sah secara agama, tapi belum tercatat pada administrasi negara. Melalui sidang isbat nikah, jadi warga akan memperoleh Akta Nikah, dan mendapat jaminan hukum dari negara. Dan pada tahun 2020 s.d 2023 Pemkab Banyuasin masih akan merencanakan istbat nikah terpadu sebanyak 5000 pasutri dalam kurun waktu lebih kurang 4 (empat) tahun ke depan sampai periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih.   

 WhatsApp Image 2019 12 04 at 11.13.17

Selanjutnya Drs.Arif Hidayat, SH, MM., yang mewakili Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI., ,menyampaikan bahwa Kegiatan sidang isbat nikah terpadu ini merupakan program prioritas Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI., dan juga Pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2015, dengan asas Mudah, Cepat dan Biaya Ringan” tujuan adalah untuk memberi perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam rangka legalitas perkawinan penerbitan akta nikah.

WhatsApp Image 2019 12 04 at 09.25.24

 

Kemudian dalam sambutannya Bapak H. Akhmad Najib, yang mewakil Gubernur Sumatera Selatan menyapaikan bahwa Gubernur Sumatera Selatan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena Isbat Nikah sangat membantu masyarakat Sumatera Selatan untuk pencatatan pernikahan dan untuk mendapat akta nikah. Acara ini dibuka langsung oleh H. Akhmad Najib dan ditandai dengan pemukulan Gong, dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI. Kepada Gubernur Sumatera Selatan atas dukungannya dalam pelaksanaan program prioritas Dirjen Badilag (dalam pelakasanaan sidang isbat terpadu) di wilayah Propinsi Sumatera Selatan. (by Tifa)