pta-plg-logo.png

Hari Ini Dan Kemarin, Puncak Penumpukan Perkara Isbat Nikah di Indralaya

.

Hari Ini Dan Kemarin, Puncak Penumpukan Perkara Isbat Nikah

isbat263

 

INDRALAYA | Pelaksanaan sidang isbat nikah terpadu masih berjalan baik, hari ini Rabu (26/2) dan Selasa kemarin (25/2) terjadi penumpukan perkara, masing-masing hakim yang bersidang menerima dan memeriksa sekitar 30 berkas perkara. Hakim berjumlah 5 orang dan masing-masing menyidangkan sekitar 30 perkara pada hari Selasa dan Rabu, jadi sebanyak 300 berkas harus diputuskan kurun waktu hari ini dan kemarin.

isbat261

Hal itu untuk mendistribusikan secara merata berkas perkara dalam masing-masing hari sejak Senin hingga Jumat besok, seperti dikabarkan sebelumnya, episode empat tahun 2020 ini, sebanyak 600 perkara isbat nikah telah terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Agama Kayuagung dan proses persidangan. Dari perkara tersebut, hari Selasa dan Rabu menjadi hari paling sibuk para hakim dan panitera pengganti untuk menyelesaikan semua perkara hingga minutasi elektronik (red. SIPP).

Meskipun demikian, para hakim menyikapinya secara biasa, penyelesaian perkara tepat waktu dan efektif, terlihat dari pantauan redaksi di lapangan sidang dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir secara serentak pada pukul 14.23 WIB.

Menurut wakil ketua PA Kayuagung Drs. Cik Basir, SH, MHI, komitmen dan kerjasama menjadi kunci keberhasilan dalam bekerja para hakim, panitera pengganti dan jajaran kepanitiaan dalam acara ini, tanpa semua itu, mustahil berhasil.

 “Kita tetap menjaga kekompakan, sama-sama memahami posisi masing-masing dan saling menghargai,” tegasnya.

isbat262

Cik Basir juga menambahkan, walaupun sidang isbat nikah ini berjumlah 600 perkara, apalagi puncaknya hari Selasa dan Rabu, tapi fokus para hakim dan jajarannya sejak sebulan lalu.

“Kami bekerja sejak sebulan lalu, bahkan tahun lalu (red.2019), mulai dari perencanaan, rapat berkali-kali hingga acara pelaksanaan ini, jadi pencapaian harus kami utamakan, tentunya dengan kerja bersama-sama, saling menghargai, dan saling memotivasi,” kata calon ketua PA Kayuagung itu usai bersidang.

Akumulasi dari persidangan selama satu pekan ini akan terlihat di ujung pelaksanaan sidang isbat nikah tahun 2020 ini, apakah jumlah 600 perkara tersebut sesuai target pencapaian atau belum sepenuhnya.

“Tercapai semua artinya semua putus dikabulkan, tapi tampaknya belum semua karena masih ada perkara gugur akibat tidak hadir, meninggal dunia dan sakit,” ucap Cik Basir. (humas_pakag)